Google Plus memiliki lebih banyak pengguna pria ketimbang wanita

Aku menggabungi Google+ pada pertengahan 2011, masa di mana ia diluncurkan secara tertutup, dan aku tak peduli apakah aku menjadi anggota lelaki yang kesepuluhribu atau keseratusribu.

Namun ini rupanya menarik: Menurut angka yang diterbitkan website-monitoring.com, dua pertiga dari seluruh pengguna Google+ adalah lelaki. Jumlah ini bertolak belakang dari Facebook. Di Facebook, wanita merajai pria.

Konrad Caban, direktur manajer website-monitoring.com, mengira-ngira bahwa lelaki menggunakan Google+ karena situs tersebut adalah perpanjangan dari layanan Google, seperti Gmail dan Android.

"Google adalah gadget -- ponsel pintar di dunia jejaring sosial -- yang dipakai oleh mereka yang menggunakan produk Google, termasuk Android," kata Caban. "Orang bergabung ke Google+ karena mereka membaca tulisan tentangnya, bukan karena teman-temannya sudah banyak yang di sana, seperti di Facebook."

Website-monitoring.com mengumpulkan data pengguna Google+ dari berbagai sumber, termasuk melalui blog resmi Google, melalui halaman hubungan investor, melalui Techcrunch, melalui Wikipedia, melalui Socialstatistics.com dan melalui SocialBakers.com.

Google mengatakan bahwa 90 juta pengguna menggabungi Google+ semenjak peluncurannya tahun lalu. Perkembangan ini mengesankan, namun jejaring sosial tersebut harus mengejar jauh untuk menyaingi Facebook, yang saat ini memiliki 800 juta pengguna. Google pernah menggembar-gemborkan bahwa Google+ adalah alternatif jejaring sosial yang keren. Sempat ia jadi kontroversi karena integrasi hasil pencariannya yang sama dengan perolehan penelusuran standar di Google. Sebenarnya Google menambahkan pilihan pencarian pribadi di sistemnya, jadi jika kau mencari topik tertentu di google.com, kau juga akan disuguhi posting-posting terbaru dari teman Google Plusmu tentang topik itu.

Beberapa waktu lalu, misalnya, aku melakukan pencarian tentang video Lingkaran Google Plus; salah satu hasil penelusuran yang kudapat adalah posting dari teman Google Plusku Jarar Siahaan, seorang wartawan untuk Koran Tapanuli.

Twitter dan beberapa perusahaan lainnya menuduh Google telah memanfaatkan mesin pencarinya untuk melakukan promosi Google+, dan itu tentu saja sebuah kelicikan.

0 Response to "Google Plus memiliki lebih banyak pengguna pria ketimbang wanita"

Posting Komentar

wdcfawqafwef