Twitter membeli Posterous

Twitter membeli PosterousTwitter membeli Posterous |   Pada 2008 saat internetku belum gratis, aku mendaftar Posterous dan ngeblog lewat ponsel. Menulis blog lebih mudah di layanan tersebut karena kita serasa berSMS -- cukup ketik melalui email di hape dan kirim. Kini setelah online tak lagi berbiaya, aku memilih peramban internet macam Opera Mini Next 7, dan kutinggalkan Posterous, meski ngeblogku masih sama-sama dari ponsel.

Dan kautahu, kawan, Posterous milik Twitter sekarang.

Perusahaan itu mengumumkan penggabungan dirinya dengan Twitter pada Senin sore waktu Amerika, atau Selasa dini hari waktu Indonesia. Dalam blog resminya, Posterous mengatakan bahwa kesempatan untuk bergabung dengan Twitter "sangatlah menarik. Dan kami tak dapat lebih berbahagia selain melihat tim kami berada dalam produk yang penggunanya mencapai ratusan juta di seluruh dunia."

Blog Twitter melatahi hal yang sama:

"Kami selalu mencari orang-orang berbakat yang memiliki semangat dan kepribadian agar mereka bergabung dengan Twitter."

BACA JUGA: Twitter cocok untuk sebagian orang; Facebook untuk semua orang

Secara tak langsung penggabungan ini -- yang dalam bahasa orang pintar disebut 'acquisition' -- berarti memindahkan para insinyur, manajer produk dan karyawan Posterous ke Twitter.

Dan sekalipun terjadi penggabungan, situs dan layanan Posterous berjalan tetap seperti biasa. Tak ada masalah. Jadi kau tak perlu khawatir blogmu dihapus atau server akan menurun.

Tapi apa kira-kira alasan Twitter membeli Posterous? Tulislah pendapatmu dalam komentar.

Kau boleh mengutip artikel ini, tanpa harus ada ijin dariku, asal kausebut sumber davologi.blogspot.com

1 Response to "Twitter membeli Posterous"

wdcfawqafwef