375 juta anak Facebook main game

Screenshot permainan online Frontierville, salah satu game Facebook yang populer.
Aku sering kesal dengan undangan game di Facebook, mulai FarmVille, Top Eleven, hingga Candy Crush Saga. Beberapa undangan itu kepencet oleh mouseku tapi tak pernah aku mainkan.

Pemain game tersebut tak sanggup berhenti sehari pun untuk bermain. Dana Mahendra, sahabatku yang keranjingan game Facebook, mengupayakan sebisa mungkinmbermain Top Eleven di notebooknya, sekalipun dalam waktu-waktu sempit. Dengan trik internet gratis di XL dan Axis, sebenarnya notebooknya bisa browsing, mendownload file, atau menonton video streaming di internet dan itu cukup bagi seorang netter, tapi hal itu tak berguna bagi Dana karena trik tersebut gagal memainkan game, yang memerlukan dukungan flash. Bermain game Facebook, bagi Dana, kewajiban saat ia berada di depan komputer.


Tapi Dana tidak sendiri. Pada Konferensi Pengembangan Game di San Francisco Rabu lalu, Facebook mengungkap statistik yang bikin aku melongo. Di antara 1,3 miliar pengguna aktif bulanan Facebook, seperempatnya memainkan game setidaknya sekali per bulan. Itu artinya 375 juta orang bermain FarmVille, Candy Crush Saga atau Top Eleven dalam sebulan.

Dan para pemain ini kurang ajar. Mereka mengundangi teman Facebooknya untuk bermain seperti dirinya, tanpa mempertimbangkan perasaan. Permintaan macam ini, dalam sehari saja, bisa aku terima hingga sepuluh buah, dan aku ingin membunuh siapa pun yang mengirimi itu. Menurut Facebook, seperti kukutip dari Mashable, dalam sebulan, 735 buah undangan game dikirim oleh pemain yang keranjingan tersebut. Data tersebut diriset Facebook secara internal pada November tahun lalu.

Game-game ini juga tersedia dalam platform ganda, bisa dimainkan di desktop, iOS dan Android, dan itu berarti pengeluaran uang bagi pemainnya. Pemain yang menggunakan game antar platform menghabiskan tiga kali lebih banyak pengeluaran untuk pembelian online yang berkenaan dengan game ketimbang pengeluaran para gamers yang bermain hanya lewat desktop. Pemain antar platform, yakni yang bermain lewat android atau iOS, berkemungkinan mengeklik iklan lebih banyak.

Di antara semua permainan Facebook yang diundangkan lewat pemberitahuanku, hanya FarmVille yang sekali aku coba. Itu pun kulakukan di ponsel android saat menguji dukungan flash di Puffin Browser, yang ternyata kurang lancar. Aku tak menaruh minat memainkan game apapun di Facebook dan lebih memilih berkomentar di status teman, memposting tulisan atau berdiskusi di grup. Sebaliknya, mereka yang kecanduan game memilih bermain dan mengabaikan komentar serta perkoncoan daring. [DAVOLOGI]

Mengutip artikel ini diperbolehkan asalkan menyebut davologi.blogspot.com
Ikuti Davologi di Facebook 

0 Response to "375 juta anak Facebook main game"

Posting Komentar

wdcfawqafwef