Instagram mencapai 200 juta pengguna

Instagram mengumumkan jumlah penggunanya mencapai 200 juta orang pada Selasa kemarin, menunjukkan perkembangan signifikan yang telah dicapai sejak ia diluncurkan 2010.

200 juta users 2014
Screenshot oleh
David Khoirul
Saat ini Instagram dimiliki oleh Facebook dan diunggahi foto sebanyak 20 miliar kali, angka yang mengejutkan sekali. Tentu saja semua pengunggah itu menggunakan telepon genggam pintar seperti Android atau iPhone, sesuai platform awal yang ditujukan oleh Instagram untuk pemakai smartphone saja.

Pada pertengahan tahun lalu, ketika saya memiliki Android baru, Instagram adalah salah satu aplikasi pertama yang saya pasang di ponsel. Saat itu Instagram memiliki hanya 150 juta pengguna, dan setahun sebelumnya lagi, jumlahnya baru 100 juta orang.

Hal yang menarik dari Instagram adalah simplisitasnya. Seperti halnya Twitter, Instagram tampil sederhana sekali, memberikan fitur unggah foto dan komentar, tanpa perkakas aneh-aneh, apalagi game macam di Facebook. Namun ia bersikap eksklusif pada awal peluncurannya; target pengguna mereka pemilik iPhone, orang-orang kaya. Kau tidak boleh mendaftar Instagram jika tidak memiliki ponsel luncuran Apple tersebut.

Instagram mengembangkan dukungannya untuk perangkat Android pada April 2012, dengan merilis aplikasi versi robot hijau yang memiliki menu dan fitur sama seperti di iOS. Layanan ini anti bajak. Jadi, meski dua tersangka pemberi aplikasi gratisan Android ditangkap kemarin, hal itu tak mempengaruhi perkembangan pengunduhan Instagram. Pengguna diperbolehkan secara gratis mengunduh aplikasi Instagram di Play Store. Aplikasi pertama Instagram versi Android berjalan pada sistem operasi 2.2 atau Froyo dan didownload lebih dari sejuta kali kala itu.

Diizinkan meng-copy tulisan ini asal menyebutkan davologi.blogspot.com dan memberi link
Ikuti Davologi di Facebook

0 Response to "Instagram mencapai 200 juta pengguna "

Posting Komentar

wdcfawqafwef