Jebol Androidmu untuk internet gratis

Menjebol yang aku maksud bukanlah membanting hape atau memalunya hingga remuk. Itu istilah yang lebih aku sukai untuk menggambarkan keadaan perangkat dengan kendali penuh pada penggunanya.

Saat aku memakai ponsel Symbian, aku ingat ada istilah hack untuk mengijinkan ponsel tersebut mnenginstall aplikasi tak resmi. Di iPhone, kita mengenal jailbreak, dan di Android kita menyebut itu dengan nama root. Root ini penting bagi banyak orang dan akan dihindari oleh sebagian orang yang belum tahu.

Daftar isi (tekan untuk loncat)
  1. Apa itu root
  2. Kenapa harus root
  3. Benarkah root berisiko
  4. Proses root njlimet
  5. Root sekarang mudah
  6. Aplikasi penting setelah root
  7. Hilang garansi

Apa itu root

Root adalah proses menjebol hak akses kita ke file sistem supaya kita melakukan banyak hal dengan bebas di Android kita. Itu sama seperti meminta surat ijin untuk mengadakan operasi bedah. Perangkat Android, secara bawaan, tidak mengijinkan operasi macam itu, dan dengan root, kita menjebol perijinan yang njlimet dan ketat tersebut, tentu saja dengan tanggung jawab yang harus kita emban sendiri. Setelah Android diroot, kau diperbolehkan mngotak-atik semua yang perlu diotak-atik, seperti mengganti ROM, memperbaiki performa, memicu kecepatan dan lain-lain. Secara singkat, meroot Android berarti melakukan hack terhadap ponsel.

Kenapa harus root

Bagi orang yang tidak menggemari atau tidak mengikuti perangkat dan perkembangan Android, mungkin root tidak penting. Tapi bagi penggila robot ijo, root sama pentingnya dengan sahur sebelum mereka puasa Ramadhan. Ia dianjurkan sekali dan mendekati wajib. Alasannya: Performa, baterai, dukungan aplikasi, hingga internet gratis bisa kita peroleh lebih mudah dalam keadaan ponsel root. Beberapa aplikasi, kautauhu, berjalan hanya di ponsel yang sudah diroot. Beberapa tema atau launcher juga begitu.

Root juga membantumu menjalankan banyak pekerjaan secara otomatis, seperti menutup aplikasi, membersihkan cache, dan mematikan iklan yang mengganggu. Jika kau bosan dengan kinerja lambat di ponselmu, ponsel yang diroot membebaskanmu mengganti ROM.

Mengenai ROM , ia adalah favorit pemakai Android di forum-forum. Istilah ROM, seperti aku kutip dari diskusi Android Forums, adalah kependekan Read Only Memory. Ia adalah firmware yang menjalankan Androidmu dan menggudangi aplikasimu secara bawaan. Kalau kau mendengar seseorang mengganti ROM ponsel mereka, sesungguhnya ia melakukan penginstalan firmware baru di Androidnya. Beberapa ROM memiliki fitur yang mempercepat kinerja ponselmu, sesuai dengan kecocokannya.

Benarkah root berisiko

Sejauh ini, dengan ponsel Android yang sudah root, aku tidak mengalami masalah apapun. Semua berjalan seperti biasa. Namun memang benar root mengubah sebagain besar tatanan ponselmu. Membiarkan akses file system sama halnya memberi kebebasan untuk mengacak-acak. Dan jika pelakunya orang bodoh, kita tahu apa yang pasti terjadi.

Dalam Android ada istilah bricking, sebuah keadaan di mana ponselmu tak mampu melaksanakan tugasnya. Ia diam seperti batu, dan itu terjadi karena kerusakan pada software, pada file-file yang semestinya dilindungi dan haram dimasuki. Namun sebenarnya kekhawatiran tersebut tak perlu diresahkan sebab root  hanya urusan software. Ia  disembuhkan lebih gampang ketimbang penyakit hardware.

Boot loop menjadi persoalan sehari-harimu. Diskusi tentang boot loop dan penanganannya bisa kautemui dengan mudah di forum dan blog Android. Boot loop adalah kondisi ponsel yang tak sanggup menjalankan dirinya saat kau membuka dengan tombol power. Dia akan mandeg di layar selamat datang atau di layar Samsung atau Evercoss.

Proses root njlimet

Sebelum memiliki Android, sepanjang 2013, aku membaca forum dan diskusi terutama di XDA Developers, forum Android terbesar di internet. Thread di forum tersebut menawarkan banyak pembahasan tentang root, dan percayalah, semua langkahnya njlimet. Panduan root membutuhkan software tertentu dan perangkat komputer. Belum lagi risiko gagal. Dahulu aku berpikir root selalu sulit, seperti yang digambarkan dalam diskusi itu.

Untuk melihat thread yang membahas soal root di XDA, silakan periksa halaman ini.

Root sekarang mudah

Ponsel Cross a7# milikku membutuhkan dua menit saja untuk root. Tak percaya? Ada banyak jalan pintas untuk melakukannya, bahkan tanpa komputer. Aku melakukan itu dengan Framaroot, aplikasi Android yang mencipta Superuser dan menjebol hak akses di perangkatku. Aplikasi lain macam SuperSU Pro juga menawarkan hal yang sama. Yang kauperlukan adalah menjalankan aplikasi itu dan mengikuti instruksi untuk memasang Superuser. Supersuer, dengan logo mirip Superman, adalah aplikasi yang muncul di drawer ponselmu sebagai tanda bahwa Androidmu sudah root. Untuk download aplikasi SuperSU Pro, silakan tekan ini.

Aplikasi penting setelah root

Tentu saja kau memiliki kuasa yang lebih luas terhadap ponselmu setelah root. Kau bisa melakukan modifikasi, mengganti icon, atau mengubah ponsel Chinamu menjadi seolah-olah Xperia, dan seterusnya. Di ponsel Androidku, beberapa aplikasi root yang aku sukai adalah DroidVPN (untuk  jelajah aman dan internet gratis), Greenify, GMD Gestures dan Adaway.

Pelaku internet gratis mewajibkan dirinya untuk root karena mereka harus menjalankan koneksi VPN dalam berbagai jalur, termasuk ICMP. Koneksi ICMP berjalan hanya jika perangkat kita diroot. Aplikasi seperti TroidVPN, OpenVPN dan DroidVPN memiliki sambungan TCP, UDP dan ICMP untuk membantumu browsing secara aman di internet.

Berikut beberapa aplikasi lain yang kau perlukan setelah  melakukan root pada Androidmu:


Hilang garansi

Ketakutan banyak orang untuk meroot Android adalah hilangnya garansi. Secara umum, produsen ponsel menolak garansi Android jika ia diroot, dan para pengguna ketakutan bukan main seolah meroot itu perbuatan kriminal yang akan mengirim mereka ke penjara. Melakukan root, perlu kauketahui, adalah tindakan legal. Tak ada pidana dan undang-undang tentangnya. Soal kehilangan garansi, kaupulihkan saja root Androidmu dan masalah beres.

Sama dengan root, proses memulihkan (unroot) bisa mudah atau sangat njlimet. Di antara tutorial untuk unroot ponsel bisa kaulihat di sini. Setelah kau melakukan unroot, keadaan ponselmu persis selayaknya kondisi sebelum ia diroot, tanpa bekas, tanpa jejak.

Berani root? Kenapa tidak? [Davologi]

Mengutip tulisan ini diperbolehkan asal menyebut sumber davologi.blogspot.com



0 Response to "Jebol Androidmu untuk internet gratis"

Posting Komentar

wdcfawqafwef