Tips menulis dan software mengedit tulisan

Jika kau berusaha mati-matian menulis bagus tapi selalu gagal dan kau ingin memperbaiki itu, maka yang perlu kaulakukan adalah fokus pada editing. Menulis itu soal mudah. Mengedit adalah pekerjaan yang lebih susah. Pada tahap editing, kita membenahi segala hal yang perlu dibenahi dalam tulisan kasar yang kita anggap gagal.

Daftar isi
Kenapa menulis lebih mudah ketimbang editing? Aku tidak mengada-ada atau menghibur perasaanmu saja saat mengatakan ini. Pada kenyataannya, menulis itu segampang bicara. Kalau kita lancar dalam berbicara, seharusnya kita lancar pula dalam menulis. Tulisanmu tersendat-sendat  karena kau mengedit sambil menulis, menuangkan gagasan sekaligus menyensornya. Dalam proses menulis, tuangkanlah gagasan sederas-derasnya tanpa membatasi, tanpa kuwatir salah, tanpa mempertimbangkan apakah kalimatmu sudah enak dibaca.

Tip pertama

   

Foto oleh Life USA
Tipsnya, menulislah saja. Jika kau menulis dari laptopmu, ketiklah di keyboard semua yang yang ada di kepalamu. Tak usah membaca ulang kalimat yang sudah kauketik. Dan ini yang paling penting: Jauhkan tanganmu dari tombol backspace, yang memperlambat ritual draftingmu. Melajulah tanpa peduli apakah kau melakukan kesalahan ketik, eja dan tata bahasa. Semua itu tak penting dalam proses ini.

Atau kalau kau masih stuck saat menulis, aku punya siasat ampuh. Berbicara. Bicaralah selayaknya yang kaulakukan saat nongkrong dengan teman, selayaknya kau memberi ceramah pada muridmu, atau selayaknya kau curhat tentang konflik pacarmu dengan sahabatmu. Rekam itu. Lalu ketik rekamanmu. Sudah. Engkau memperoleh draf kasar untuk sebuah tulisan.

Tahap berikutnya: Inilah tahap yang paling sulit. Kaubenahi semua kalimat yang tidak enak, kata yang tidak tepat, tata bahasa yang salah, tanda baca yang keliru, alur yang berantakan dan seterusnya. Dan kabar baiknya: Kita bisa meminta bantuan komputer untuk melakukan itu.

Pro Writing Aid

Ini adalah software editing yang membantumu menyunting draf kasar. Ia mengenali banyak kesalahan yang terjadi selama proses menulis dan memberimu alternatif apa saja yang bisa kaulakukan untuk membuat tulisamu lebih bertenaga. Pro Writing Aid tidak mengoreksi tata bahasa saja tapi juga memarkahi kesalahan-kesalahan seperti klise, penggunaan kata yang berlebihan dan struktur paragraf yang mlempem.

Sayangnya, software pengedit tulisan ini tersedia hanya untuk bahasa Inggris.

Penggunaan kata berlebihan

Bayangkan kau membaca tulisan yang mengandung terlalu banyak pengulangan kata. Itu membosankan pastinya dan kita berpikir penulis ini tidak punya kata lain untuk menyampaikan maksud yang sama. Tidak kreatif. Pengulangan kata, kecuali untuk tujuan tertentu, adalah musuh utama yang harus dihindari betul-betul kalau kita menginginkan tulisan yang efektif dan hidup. Pro Writing Aid memiliki fitur tersebut. Ia memberikan daftar kata yang terlalu sering kaugunakan dan menandai kata-kata itu di sepanjang tulisanmu agar bisa kaucarikan kata lain sebagai pengganti.

Klise

Pro Writing Aid juga melaporkan klise yang tanpa sadar kita tulis. Apa itu klise? Ia adalah ungkapan umum. Kebangetan umumnya hingga ia usang, seperti kaset rusak yang sudah kita hafal isinya. Kau wajib menghindari klise jika ingin tulisanmu berbobot, tidak terkesan menyalin dan menempel saja.

Berikut contoh klise yang pernah aku posting di Facebook beberapa hari lalu:
  • merajai pikiranku
  • menjadi momok menakutkan
  • bagai pinang dibelah dua
Ungkapan-ungkapan di atas bisa kita tebak kelanjutannya meskipun penulis menyebutkan baru kata pertama. Ia usang sekali. Di Pro Writing Aid, klise tidak luput dari analisa. Dengan mudah kau memperoleh laporan berbagai klise yang terdapat dalam tulisanmu.

Variasi kalimat

Jangan menulis dengan struktur kalimat yang seragam.

Jhony pergi ke toko buku. Dia beli buku Harry Potter. Dia bertemu temannya di sana. Dia bicara dengan temannya itu. Dia sangat senang hingga lupa waktu. Dia mengajak temannya pulang ke rumah.

Membosankan? Paragraf pendek di atas adalah contoh sempurna untuk tulisan yang tidak memiliki variasi pada kalimat-kalimatnya. Hampir semua kalimat diawali “dia” dengan panjang yang sama pula. Tulisan yang bagus memiliki variasi, memiliki gerak dan dinamika. Ia bisa kalimat pendek.  Bisa  juga ia mengandung kalimat setengah panjang seperti yang sedang kutulis ini. Atau, saat penulis yakin bahwa pembaca siap dibawa ke deskripsi yang lebih dalam, dia bisa membuat kalimat yang sangat panjang seperti ini, kalimat yang mengandung aliran kata yang deras, penjelasan yang rinci, dan penggambaran yang memikat. Lihat, aku baru saja melakukannya.

Pro Writing Aid menyebutkan berapa rata-rata panjang kalimat yang kautulis, seberapa banyak variasi yang sudah kaulakukan, dan kalimat mana saja yang harus kaurevisi.

Diksi

Kata yang tidak tepat menimbulkan makna yang salah. Pro Writing Aid menunjukkan kata mana saja yang kurang pas dan butuh diganti dengan kata lain yang akurat. Seorang ayah tidak tepat jika memanggil anaknya dengan kata ganti “Anda.” Seorang pahlawan yang gugur tidak patut kita tulis, “Pahlawan penyelamat kampung itu mampus kemarin sore.”

Keringkasan

Umumnya, kata sifat dan keterangan adalah tanda ketidakringkasan. Tulisan ringkas diutamakan dan disukai oleh lebih banyak pembaca ketimbang tulisan yang panjang namun dijejali kalimat tak perlu. Lebih baik kautulis kalimat pendek yang berbobot daripada kalimat panjang yang kosong. Dan untuk melakukan itu, kita butuh memangkas kata-kata pembumbu yang mubazir, misalnya memang, sangat, benar-benar dan sebagainya. Keberadaan atau ketiadaan kata-kata ini tidak mempengaruhi makna kalimat.

  1. Dia memang sudah membawa 50 ekor kambing-kambing untuk melakukan demo yang sangat besar-besaran sekali di depan kantor kelurahan kemarin. (banyak kata mubazir)
  2. Dia membawa 50 kambing untuk berdemo di depan kantor kelurahan kemarin. (ringkas)

Dengan memanfaatkan fitur conciseness di Pro Writing Aid, kita menemukan kata-kata mubazir seperti di atas  untuk dipangkas sehingga tulisan kita lebih padat dan ekonomis.

Esensi dari menulis—sama juga seperti keterampilan seni lain—adalah menyampaikan pikiran sekaligus menyuguhi kesenangan bagi pembaca, menghindarkan mereka dari segala hal yang membosankan dalam karya kita. Editing berusaha mencapai itu dengan menjauhkan perkara-perkara yang umum, yang monoton, yang tidak akurat dan yang mubazir. Pro Writing Aid meringkas semua urusan itu dengan fitur editingnya.

Dan sebenarnya masih banyak fitur Pro Writing Aid lainnya yang berguna bagi proses penyuntingan artikel dan bukumu. Silakan coba alat pengedit ini dengan mengunjungi prowritingaid.com—terutama jika kau seorang blogger yang menulis dalam bahasa Inggris, atau mahasiswa bahasa yang menggarap skripsi dan makalah. Semoga tulisan ini akan memang sangat membantu sekali untukmu. Ups.

Penulis: David Khoirul

Mengutip tulisan ini diperbolehkan asal menyebut sumber davologi.blogspot.com
Ikuti Davologi di Facebook

1 Response to "Tips menulis dan software mengedit tulisan"

  1. Masih menunggu serial tips menulis berikutnya. Saya sering kekurangan ide membuat pertautan antar kalimat dan juga antara keseluruhan tulisan. Ditunggu kelanjutanya mas (y)

    BalasHapus

wdcfawqafwef