Membuat depth of field ala kamera SLR dengan Photoshop

Aku menerima permintaan banyak orang di Facebook untuk menulis tutorial depth of field, efek yang membuat foto serasa jepretan kamera mahal. Aku menyukai fotografi dan tidak punya SLR, jadi aku andalkan ponsel untuk memotret banyak benda. Mutu jepretan antara kamera ponsel dengan SLR, kautahu, adalah mutu ketampanan antara Sule dengan Brad Pitt.

Tapi jangan khawatir. Kita siasati itu sebentar lagi; akan kita ubah jepretan hape murah menjadi foto SLR mahal, dengan sedikit keterampilan Photoshop. Iklan Canon di TV bilang, “Lensa adalah kekuatan kamera SLR.” Aku bilang: Photoshop adalah kekuatan kamera hape.

Daftar isi (klik untuk loncat)
  1. Model
  2. Seleksi
  3. Area buram
  4. Gradiasi buram
  5. Depth of field
  6. Retouching

Dan dengan kekuatan Photoshop, seperti ini kira-kira proses yang kita lakukan dalam tutorial ini:


Model

Gadis kecil dalam gambar di atas bernama Diza, anak seorang tetangga di Lamongan, dan sekaligus keponakan sahabatku, Adam. Aku berjumpa Diza ketika aku pulang dari gudang rongsokan, setelah mencari kodak bekas di tumpukan barang elektronik. Sebagai penggemar fotografi, aku menggandrungi foto makro, foto yang melibatkan objek kecil seperti serangga dan bunga. Dan karena aku tak punya lensa makro yang 200 ribuan saat itu, maka aku manfaatkan lensa kamera kodak yang dijual tukang rongsokan.

Foto Diza berikut aku ambil dari kamera Nokia N70 yang beresolusi hanya 2 mega piksel.


Diza bermain pasar-pasaran dengan temannya di depan rumah neneknya pagi itu, dan aku melihat dia untuk pertama kali karena baru kemarin dia datang dari Surabaya, tempat ia tinggal saat ini. Diza ikut kontes modeling kanak-kanak beberapa kali di Surabaya. Dia akrab dengan kamera. Ketika hendak aku ambil gambarnya, wajah Diza datar--mungkin karena bingung melihat pria tengik yang bau rongsokan menodong kamera.

Seleksi

Sekadar informasi, aku memakai Photoshop CS 2 untuk editing. Photoshop berapapun tidak masalah selama ia memiliki fitur Lens Blur. Fitur inilah yang bertanggung jawab memalsukan depth of field.

Buka foto yang akan diedit depth of field. Dalam langkah ini aku memakai foto Diza.


Kau bisa pakai foto adikmu, foto pacarmu atau foto narsismu sendiri. Dan tentu saja langakah paling awal adalah seleksi. Aku menyeleksi dengan pen tool. Sebenarnya, ada banyak cara untuk melakukannya, di antaranya menggunakan Quick Mask, Pen Tool dan Lasso Tool. Tergantung seleramu. Satul hal yang penting: Usahakan serapi mungkin saat menyeleksi.

Seleksilah objek utama saja, yaitu bagian yang kau menginginkan ia bertahan tajam. Jangan sampai seleksimu melebar ke background. Setelah seleksi selesai, kita gandakan layer dengan menekan Ctrl + J dan jadilah seperti ini. Hasil seleksi kita muncul di layer baru, layer paling atas:


Area buram

Langkah berikutnya adalah menentukan area background mana yang paling buram dan mana yang berangsur tajam. Area paling tajam, tentu saja, adalah objek utama: gadis cantik ini. Dan area yang selain itu buram. Cara menentukan buram dan tajam, biar lebih mudah, adalah dengan melihat jarak fokus.

Jarak yang berada sejajar dengan objek menerima porsi tajam, seperti lantai paving di mana Diza duduk. Lalu wilayah yang berada di luar jarak Diza, misalnya rumah, sepeda dan langit memperoleh jatah buram.

Untuk membikin ini lebih gampang, kita anggap saja bagian atas adalah buram dan semakin ke bawah, semakin mendekati objek utama, ia semakin tajam.

Trik untuk melakukan itu adalah dengan memanfaatkan Rectangular Marquee Tool. Simbolnya seperti ini. Namun sebelum itu, pastikan kau menghidupkan layer background yang bawah, bukan layer objek yang atas.

Gunakan Rectangular Marquee Tool dan buat kotak dari atas hingga tiga perempat di bawah, kira-kira seperti ini:


Gradiasi buram

Masuk ke modus Quick Mask dengan menekan tombol keyboard Q. Modus ini penting untuk membuat gradiasi pada area buram di background.


Sekarang pilih Filter > Blur > Gaussian Blur dan atur radiusnya hingga 215 pixels atau sesuai dengan resolusi foto yang kaupakai. Pastikan warna merah bergeser lembut dari atas ke bawah seperti gambar berikut.


Jika sudah puas dengan gradiasi merah, keluarlah dari Quick Mask dengan tekan tombol Q lagi.

Tampak tak ada perubahan dari seleksi Rectangular Marquee Tool kita, tapi sesungguhnya ia mengandung gradiasi yang lembut, hasil Gaussian Blur yang kita lakukan. Biarkan seleksi tersebut begitu apa adanya:


Depth of field

Ini bagian menarik: Memalsukan depth of field agar gambar Nokia N70 ini tampak seolah-olah Canon yang tujuh jutaan.

Untuk mereka-reka depth of field di Photoshop, dengan layer yang telah diseleksi tadi, pilih Filter > Blur > Lens Blur. Semua Photoshop terbaru memiliki fitur ini.

Di kotak radius, geser tingkat ketebalannya hingga 60 atau sesuaikan dengan resolusi foto yang kaupakai atau ketebalan buram yang kauinginkan. Tekan Ok jika selesai.


Dan sekrang fotomu sama bagusnya dengan jepretan kamera mahal.  Diza tampak tajam dan fokus sementara rumah, langit dan sepeda tampil buram, persis bagaimana mata kita bekerja: Saat tatapan berpusat pada satu objek, latar tidak dipentingkan oleh mata kita.


Dalam dunia fotografi dan film, seringkali depth of field disingkat DOF. Ia efek buram yang terjadi karena jarak gambar berada di luar titik fokus, misalnya jarak yang terlalu dekat dan terlalu jauh.

Retouching

Tentu saja agar foto lebih menarik, kau melakukan sentuhan lain untuk membumbuinya, misalnya meningkatkan kecerahan, memperbaiki warna, menegaskan kontras dan sebagainya. Dan aku tak ingin membahas itu dalam posting ini. Namun kau bisa melakukan retouching sesuai selera yang kauinginkan. Pada foto Diza, sentuhan akhirku melibatkan warna, cahaya dan beberapa detil seperti rambut yang kugambar sendiri dengan teknik digital painting. Hasil akhir untuk foto Diza tampak seperti berikut:


Salam Photoshop dan selamat mengedit.



10 Responses to "Membuat depth of field ala kamera SLR dengan Photoshop"

  1. Mantaf gan,, tp kayaknya lebih menarik lgi klo mimin bisa share langkah terakhir,retouchingnya juga,,, hehehe

    BalasHapus
  2. Ku suka foto2 postingan mas david di kofipon, kreatif bgt.... boleh dipraktekkan nih ilmunya, btw itu bikin bikeh yg bunder2nya gmn yaaa?

    Salam Njepret

    BalasHapus
  3. Terima kasih, kawan semua, atas komentarnya.

    BalasHapus
  4. bokeh ditahap terakhir itu gmana mas?

    BalasHapus
  5. Di tahap akhir, kamu bisa menambah tekstur, meningkatkan cahaya, atau menghaluskan kulit dsb.

    BalasHapus
  6. To get money, sometimes you need to use only a mobile device such as android. Trust me, this can get a better result.

    BalasHapus
  7. gan buat step tahap terakhir dongg yayayay :D

    BalasHapus
  8. Saya bisa melakukan nya dengan lebih gamapang !

    BalasHapus
  9. Mantab gan trims tutorialnya..

    BalasHapus

wdcfawqafwef