Davologi bukan blog dofollow jadi berhentilah komentar

Posting singkat ini kutulis untuk menegaskan bahwa Davologi.blogspot.com bukanlah blog dofollow. Para blogger, webmaster dan pakar SEO mengelirukan blog ini sebagai ladang backlink dan menulis beberapa komentar dengan tautan ke situs jamu atau blog bisnis atau website obat kuat mereka. Jika kau terdampar di sini untuk SEO, kau salah tempat.

Posting akun Instagram polisi Photoshop, yang merupakan artikel terbaru Davologi, menerima tiga komentar dengan nama-nama yang tak terdengar seperti asma manusia. Beberapa di antara nama mereka adalah obat penghancur lemak, berita terbaru motogp dan--ini yang paling gila--Batu Karang. Nama yang terakhir itu pastilah ditulis oleh blogger yang bertapa di gunung Merapi dan menuruni lereng sebagai sosok yang keras kepala.

davologi bukan blog dofollow untuk SEO

Aku mengetahui tuduhan bahwa blog ini adalah dofollow melalui Google. Seorang blogger memposting daftar URL yang, menurut dia, adalah alamat-alamat untuk blog dofollow. Davologi ada di sana.

Sebenarnya mudah sekali untuk memeriksa apakah sebuah blog dofollow atau tidak. Blok nama teks di komentar dan lihat source codenya dengan menekan Inspect Elements di Chrome. Jika ia kehilangan tag rel="nofollow", maka ia adalah blog dofollow.

Selamat Selasa, kawan.

17 Responses to "Davologi bukan blog dofollow jadi berhentilah komentar"

wdcfawqafwef